Rabu, 24 April 2013

Review dari bahan Kelompok 5 IBM

Rahmi Nike Rosahin
A1B110035


1. Bagaimana cara kita sebagai calon guru mendidik dan mengajar anak untuk menjadi lebih baik lagi, tetapi dalam kenyataannya anak tersebut memang sulit sekali untuk dididik dan diajari?2. Seorang guru dituntut untuk tampil sempurna, tapi guru juga manusia. Apa yang harus guru lakukan disaat ia sedang sakit maupun sedang mengalami suatu permasalahan, tapi harus sempurna dalam mengajar?3. Tolong ya jelaskan lebih rinci mengenai prinsip-prinsip humanistik approach!
Apa berarti guru itu menghegemoni siswanya?
Apa dapat disimpulkan ideologi yang dipegang guru akan dipegang siswanya pula?
Jika iya, bagaimana sebaiknya ideologi seorang guru itu?
A1B110007
Saya ingin meminta penjelasan kalian tentang guru harus memiliki kemampuan profesional, Memiliki kapasitas intelektual, Memilki sifat edukasi sosial.
Coba kalian jelaskan dan berikan contohnya...
Saya ingin meminta penjelasan kalian tentang guru harus memiliki kemampuan profesional, Memiliki kapasitas intelektual, Memilki sifat edukasi sosial.
Coba kalian jelaskan dan berikan contohnya...
“Guru di sekolah tidak hanya sebagai transmiter, tetapi juga sebagai transformer dan katalisator dari nilai dan sikap.”
Tolong jelaskan beserta contoh mengenai peranan guru sebagai transformer dan katalisator itu seperti apa? 



Tanggapan kami
1. Sebaiknya kita sebagai calon pendidik selain mengajarkan juga memperhatikan aspek-aspek apa saja yang bisa membuat siswa termotovasi dan bersemangat dalam belajar baik di rumah nanti maupun di sekolah. sehingga siswa bisa lebih mudah menangkap pelajaran, baik dalam kelas maupun saat dia mengerjakan PR.
2. guru juga manusia. tetapi semua itu tergantung tekad yang dimiliki oleh guru dalam mengajar di kelas. kalau guru tersebut sakit atau memiliki permasalahan tetapi masih sanggup dalam belajar, maka mungkin dengan mengaplikasikan metode yang akan digunakan di kelas nantinya mungkin akan menyempurnakan bagaimana cara mengejar guru tersebut di kelas. tentunya tanpa mencampuradukkan antara masalah di luar kelas dalam mengajar nantinya. tetapi, kalau guru tersebut meraasa kesulitan atau tidak mampu, dia bisa meminta tolong kepada guru pengganti untuk mengajar atau memberikan siswa tugas untuk dikerjakan selama jam pelajaran berlangsung.
3. Humanistik approach atau pendekatan humanistik disini adalah menekankan bahwa pendidikan yang utama adalah menjalin komunikasi dan relasi personal antara pribadi danm antarpribadi atau kelompok di dalam komunitas sekolah.

Rizky Setiawan

Guru sebagai inisiator, yakni pencetus ide-ide.

tanggapan kami
guru dapat memberikan hegemoni kepada siswanya karena saat di dalam kelas, guru mempunyai kekuasaan di dalam kelas. sehingga apa yang disampaikan guru (seperti materi) akan diikuti oleh siswanya.
Ideologi guru tidak mesti dipegang oleh siswanya karena tiingkatan siswa yang diajar, kalau siswa SD, ideologi guru sepenuhnya diikuti siswa SD karena siswa SD belum punya kemampuan memilah baik benar dengan baik. Kalau tingkat menengah, sudah tidak sepenuhnya.
Ideologi guru yang baik adalah tergantung tingkatan pemikiran siswa.


Lisa Ariani

Tanggapan kami
kemampuan profesional: guru harus mempunyai kemampuan profesional dalam mengajar karena guru itu haruslah bisa mendidik, membimbinga dan memberikan motivasi kepada siswa untuk bisa membentuk karakter siswa.
kapasistas intelektual: guru harus mempunyai pengetahuan yang lebih dari siswa karena guru sebagai panutan di dalam kelas. karena guru tidak hanya sekedar tahu dalam teori tetapi juga bisa mengaplikasikannya ke dalam kelas.
edukasi sosial: guru juga harus memiliki sifat ini, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. karena untuk adanya timbal-balikb sosial antara guru dan siswa di dalam sekolah.

Rina Rahmawati 
A1B110002


tanggapan kami
peranan guru sebagai transformer: guru mengubah perilaku anak didiknya ke arah yang lebih baik. contohnya siswa yang awalnya malas, diubah menjadi kearah yang lebih rajin.
peranan guru sebagai katalisator: guru sebagai pembaharu. yang dimaksud adalah memperbaharui pengetahuan anak didiknya.

 Ibu Noor Cahaya
Coba tanggapi untuk semua kelompok pernyataan ini "kedudukan guru mencerminkan profesionalitasnya, namun masih saja terdapat oknum guru yang menjadi "tim sukses" untuk Ujian Nasional anak didiknya." Kira-kira dalam hal ini siapa yang harus dibenahi? 

tanggapan kami
oknum guru yang menjadi "tim sukses" untuk UN, jelas yang harus dibenah itu adalah pribadi guru itu sendiri. tidak seharusnya guru seperti itu dijadikan pedoman (karena melakukan kecurangan). tetapi, kita juga harusnya mengerti maksud dari diadakan UN untuk mengetahui tolak ukur pendidikan di daerah tersebut. kalau banyak yang tidak lulus, maka pemerintah harusnya mencari tahu masalah apa yang terjadi sehingga banyak yang tidak lulus. sehingga kejadian banyak siswa yang tidak lulus bisa diperkecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar